Bhinneka
Tunggal Ika
Kita
adalah yatim-piatu dari Tanah Suci, air mata Nusantara
Dalam
gelap kita berdoa dan bersumpah untuk bangkit berdiri sekali lagi
Kita
adalah putra-putra Garuda
Kita
berbagi iman lewat luka sejarah dan air mata
Berjalan
di atas tanah-air, tapi masihkah milik kita?
Wahai
putra-putra Garuda, bangkit berdirilah!
Sebuah
perjanjian keramat di tanah Nusantara
Satu
nusa, satu bangsa, satu bahasa
Namun,
kebencian menumpahkan darah kita
Kita
pun gagal melihat bahwa bhinneka tunggal
ika
Hasutan
seperti racun, menyelinap melalui urat-nadi
Menenun
jaring-jaring muslihat, harapan digerogoti
Haruskah
kita mengulang kembali luka-luka sejarah dulu?
Atau,
haruskah kita menjadi cahaya, sebuah dongeng baru?
Kejahatan
dan dosa mengancam kita semua, tiada yang baru
Siapa
peduli kamu Muslim, Kristen, Buddha, Hindhu, atau Kong Hu Chu?
Yang
tercerahkan tidak sampai puluhan ribu
Dan
agen perubahan itu sekarang tak lain adalah kamu
Dari
Nusantara kita berjuang bersama, semua putra Garuda
Pusaka
kita, penuh cahaya, bersinar seterang sang Surya
Kita
adalah para yatim-piatu dari Nusantara, penjaga Pancasila
Kami
pun menghormatimu, pahlawan, karena menjadi orang sederhana
disadur oleh Padmo Adi
Comments
Post a Comment