(Jog)Jakarta
Sebuah Jakarta yang Lain
Cinta kita yang
terpisah
(Jog)Jakarta
Kautahu dan
mengerti benar
aku benci Batavia
Jika itu bukan
oleh karenamu
takkan sudi
kuinjakkan kaki
di Kota Pelacur
Tua
Segala kemewahan
yang ditawarkan
Segala gemerlap
yang mencekam
justru membuatku
kehilangan hidup
Gedung-gedung
raksasa nan megah itu
tak mampu menutupi
kekumuhan
kesemrawutan
bau bacin selokan
dan udara pekat
keabu-abuan
Aku selalu tak
habis pikir
bagaimana mungkin
kaubisa hidup
di penjara raksasa
macam itu?
Batavia adalah
laboratorium kapitalisme dan segala akibatnya
sementara kita
adalah kelinci-kelinci percobaannya
Kautahu, Kekasih,
cinta kita taruhannya!!!
Tapi aku tak mau
kalah
Aku tak ingin
kehilangan momentum
untuk bertemu
denganmu
melihat senyummu
Cinta kita yang
terpisah
(Jog)Jakarta
Bukan agama
Bukan kolot pikir
orang tua
Bukan adat
masyarakat
Tetapi semata kita
butuh uang
untuk tetap hidup
di dalam sistem
yang sudah bobrok
ini
Dan kita terpisah
(Jog)Jakarta
Ah... bahkan
kapitalisme telah lancang mengurusi perihal cinta!!!
Dengan gontai aku
pulang...
Kembali ke pelukan
ibu... Mataram
Meninggalkan
kekumuhan
kesemrawutan
bau bacin selokan
dan udara pekat
keabu-abuan
Akan tetapi...
kautahu, Kekasih,
apa yang di rumah
kutemukan?
Rara Jonggrang
meminta Bandung Bandawasa
tak lagi membangun
seribu candi
melainkan seribu
hotel berbintang
supaya hadir
Jakarta-jakarta yang lain
(Jog)Jakarta
Trans-Jogja, Ring Road Utara
18 Oktober 2014
Padmo Adi
Comments
Post a Comment