Mazmur 137 Seorang Pengendara
(Di Tepi Jalan Kaliurang, di Sanalah Aku Duduk Sambil Menangis)
137:1 Di tepi Jalan Kaliurang, di
sanalah aku duduk sambil menangis, apabila aku mengingat jalan-jalan berkelok
itu.
137:2 Pada pohon-pohon cemara dan pinus,
di tempat itu aku memarkirkan motorku.
137:3 Sebab di sanalah orang-orang yang
menawan aku meminta kepadaku memperdengarkan nyanyian, dan orang-orang yang
menyiksaku meminta puisi sukacita: "Bacakanlah puisi sukacita, tentang
jiwa yang bebas merdeka!"
137:4 Bagaimanakah aku membacakan puisi
tentang pengendara merdeka ketika tesisku pun belum jadi?!
137:5 Jika aku melupakan engkau, hai
jalanan berkelok, biarlah motorku turun mesin!
137:6 Biarlah motorku hancur pistonnya
jika aku tidak mengingat engkau, jika aku tidak jadikan jalanan berkelok puncak
sukacitaku!
Comments
Post a Comment