Kepada Adam dan Adama
Siapakah
manusia di hadapan semesta?
Apakah
manusia di hadirat alam raya?
Makhluk
keras kepala dan congkak semata
yang mengira
dapat menguasai segalanya.
Kita adalah makhluk
kesepian,
yang tinggal
pada sebuah planet mungil,
yang ada di
tengah-tengah suatu tata surya,
yang mengarungi
pinggiran lengan Bima Sakti.
Bantala ini
adalah satu-satunya rumah kita.
Hidup mati, kita
arungi semesta bersamanya.
Namun, malah
terus saja pertiwi kita sakiti,
sembari putus
asa mencari pengganti bumi.
Ketika pohon
terakhir mati,
kepada siapa
kita akan berteduh?
Ketika sawah
tak lagi tumbuh padi,
apakah kita
takkan pernah mengeluh?
Ibu bumi
telah memberi kemurahan,
tapi kita
ini hewan yang lupa bersyukur.
Kita begitu
mabuk akan sabda Tuhan,
“... penuhilah
bumi, dan kuasailah itu!”
Malang, 13 November 2019
Padmo Adi
Comments
Post a Comment